Traveling

Bromo







ke bromo tidak pernah direncanakan sebelumnya. yah aku ke bromo tidak pernah merencanakan untuk kesana. karena posisiku itu lagi dipare dan itu mengikuti les bahasa inggris disana. boro-boro kepikiran buat jalan-jalan. sebenernya. semua modal nekat.

Rencana awal.
pertama kali rencana nya itu pas dapet jatah 5 hari, anak-anak mengidekan untuk kebromo. mulailah anak-anak lihat harga untuk kesana. dan harga nya murah sebesar Rp 160.000 termasuk mobil ke pasir berbisik,kawah dll. murah kan.
mulai lah mereka memilih travel. setelah rembukan lumayan panjang akhir nya mendapatkan travel yang murah dan nyaman tentu nya.

setelah menemukan travel kita pun mulai nabung.

3 hari menuju keberangkatan temenku sakit, mulailah bimbang karena engga mungkin gue ninggalin temen dalam keadaan sakit.

terus dalam rapat yang panjang udah kaya DPR aja yeh kan. akhir nya temenku yang sakit pulang ke madiun, kebetulan kampung halaman nya. yaudah aku akhir nya ikut juga ke bromo.


keberangkatpun telah tiba.....

kita naik bus-bus travel menuju ke bromo. karena ternyata di dalamnya juga ada orang. jadi kita berangkat engga berkelompok. tapi tak apa bisa nambah teman juga.

karena kita berangkat sekitar jam 10 malam.
jadi perjalanan di isi dengan tidur.

jam 12 kita mampir untuk istirahat. lumayan pegel juga sih pantat karena duduk.

kita makan dulu, jajan yah mengistirahatkan diri. setelah 1 jam beristirahat. kami melanjutkan perjalanan kami ke bromo.

dan dipertengan jalan....

bus yang kami tumpangi tidak kuat menanjak. auto panik.
kita nunggu 10 menit dan mobil engga berani buat nanjak. akhir nya kami turun semua.

menunggu......

1 jam menunggu...
waktu menunjukan 2.30 malam.

kami masih ditempat tidak jauh dari bis. menunggu sang supir. kalau ditanya kenapa engga nanya? karena mobil tidak kuat nanjak, kalau dipaksakan akan bahaya. jalannya cukup curam untuk menanjak.

jadi sopir tidak berani menanjak.

dan kami memutuskan untuk jalan dulu keatas. dan ternyata bis nya menunggu kami diatas. jalanlah kami keatas.

enggap itulah yang kurasakan. maklum engga pernah nanjak. selama nanjak kami melihat bintang-bintang, pemandangan yang engga pernah diliat di ibu kota dan itu pemandangan yang punya kesan tersendiri untuk ku.

setelah nanjak lumayan jauh dari kami berhenti.

kamipun naik ke bus.

perjalanan pun dilanjutkan....

sekitar 30 menit kamipun sampai ke tempat mobil zip parkir. untuk menuju ke tempat sunset nya kami harus naik mobil zip
kami pun bergegas naik ke mobil.

satu mobil berisikan 8 orang. di depan 2 orang, dibeakang 6 orang. desek-desekan tapi itulah seni nya kalau lagi traveling.

naik kami ke atas.

jalanan cukup curam dan hanya bisa di lewati satu mobil dan samping nya jurang cuyyyy.

5 menit kami sampai.

kami harus nanjak keatas untuk melihat sunset. dan lagi-lagi gue engap hahhahahahaha.

tapi tenang aja, bagi yang engga mau jalan ada motor koq.

biaya sewa motor itu 15 rb ( Harga bisa berbuah sewaktu-waktu). tapi gue lebih milih jalan. sesampai nya di puncak walah dalah rame banget. banyak yang jualan. ada yang jualan popmie, teh hangat, jaket, alas dll. kami memutuskan untuk menyewa alas. harga alas 20 rb (harga bisa berubah sewaktu-waktu) itu juga udah ditawar, harga asli nya mah 25 rb an.

kami menunggu sunset datang

beginilah penampakan









kami tidak melewatkan pemandangan ini, jadi kami mengabadikan melalui foto.

suhu disana 8 derajat. dan gue cuma pakai jaket, baju,kaos kutang, celana, sarung tangan, kain lilit dileher udah gitu doang. sumpah dingin nusuk banget. tapi menunggu sunset tidak membuat saya kalah sama dinginnya.

dan pagi menjelang.

mataharipun naik dari peradaban. saya cukup takjub dengan melihat pemandangan. 

jam 6 kami turun dan cuaca masih dingin.

kami menuju mobil, segera kami melanjutkan perjalanan selajutnya yaitu pasir berbisik 

beginilah pemandangannya




kami tak lupa mengabadikan melalui photo. 
dipasir berbisik kami hanya 20 menit. setelah liat-liat disana dan terpuaskan melalui pemandangan, kami melanjutkan perjalanan menuju kawah.

karena aku terlalu lelah aku tidak naik ke kawah. cuma dibawah saja.

dibawahpun terbayar dengan pemandangan rumput hijau disana.




seperti biasa mengabadikan melalui kamera.

kami 1 jam lebih disana.

nah fakta

disana banyak sekali tenda makanan, jadi kalian engga perlu takut buat kelaparan. ditenda pun banyak makanan yang tersaji. mulai dari popmie, mie, teh hangat, pisang goreng, sosis, dan banyak macamnya. harga pun beragam

- pop mie Rp 10.000
- mie indomie Rp. 5000
- pisang goreng Rp. 2000
- Sosis Rp.1000
- Teh hangat Rp.5000

harga menu yang ku tahu (harga bisa berubah).

setelah energi terisi untuk makan. kami melanjutkan untuk foto-foto. ( kalian bisa lihat di traveling photo)

2 jam berlalu kami memutuskan untuk turun.

kami melanjutkan untuk pergi ke tempat makan yang sudah disediakan travel.

tempat nya cukup bagus dan makanan juga enak. disana juga ada oleh2 khas malang, tapi entah kenapa aku tidak tertarik belanja karena harga nya yang menjadi alasan ku tidak belanja.

setelah istirahat 1 jam lebih kami akhir nya pergi lagi untuk jalan lagi.

pulanglah kami menuju pare.

Perjalanan kami selesai........

perjalanan ke bromo membawaku ke alam biasa nya cuma mentok lihat gedung sekarang liat alam ( maklum guys tinggal di kota pasti ngerti). alam yang kasih angin segar, pengalaman, keindahan selama mata memandang.

perjalanan yang akan selalu ku ingat dan akan kuceritakan nanti sama anak ku.

fyi kawah dibromo yang ku dapat dari temanku yang naik. kata nya kawah kering jadi engga ada  kawah nya.

Komentar

Postingan Populer